Analisa Teknikal
Analisis Teknikal merupakan sebuah analisis tentang
pergerakan harga mata uang yang didasarkan dari pergerakan
harga mata uang itu sendiri di masa lampau.
Analisa teknikal mempunyai 3 prinsip dasar pemikiran:
- Market Price Discount Everything
Yaitu segala kejadian-kejadian yang dapat mengakibatkan
gejolak pada bursa valas secara keseluruhan atau harga
mata uang suatu negara seperti faktor ekonomi, politik
fundamental dan termasuk juga kejadian-kejadian yang
tidak dapat diprediksi sebelumnya seperti adanya peperangan,
gempa bumi dan lain sebagainya akan tercermin pada
harga pasar.
- Price Moves in Trend
Yaitu pergerakan harga tidak bergerak secara acak
melainkan berlangsung dalam satu pola (trend) tertentu
dan akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda
bahwa pola pergerakan ini berhenti dan berbalik arah.
- History Repeats it Selfs
Karena analisis teknikal juga menggambarkan faktor
psikologis para pelaku pasar, maka pergerakan historis
dapat dijadikan acuan untuk memprediksi pergerakan
harga di masa yang akan datang. Pola historis ini
dapat terlihat dari waktu ke waktu di grafik. Pola-pola
ini mempunyai makna yang dapat diinterprestasikan
untuk memprediksi pergerakan harga.
Grafik (Chart)
Pemakaian grafik atau chart adalah hal yang paling
penting dalam analisis teknikal karena satu-satunya
objek analisa teknikal adalah pergerakan harga yang
dapat dilihat dari chart.
Para chartist (pihak yang melakukan analisa teknikal),
percaya bahwa mereka dapat mengetahui pola-pola pergerakan
harga kurs di masa mendatang dengan berdasarkan pada
observasi pergerakan kurs di masa lalu. Singkatnya mereka
memegang jargon ini: “History always repeats it
self.” Filosofi ini tentu saja bertentangan dengan
para fundamentalis dimana keputusan investasi atas nilai
suatu mata uang didasarkan pada faktor fundamental ekonomi,
politik dan moneter negara yang bersangkutan.
Senjata utama para analis teknikal adalah grafik (chart
– itulah mengapa mereka disebut chartist). Melalui
chart inilah mereka dapat melihat trend yang sedang
berlangsung, rentang waktu trend, volume transaksi dan
level-level psikologis yang ada. Jika Anda telah mampu
mengetahui 4 hal tersebut, tentu saja keuntungan besar
segera akan mengalir deras ke kocek Anda. Adapun 4 hal
yang harus dipegang oleh seorang chartist yaitu berupa:
- Trend
- Volume transaksi
- Level-level psikologis (support dan resistance)
- Periode waktu yang terjadi.
Namun sekarang yang menjadi pertanyaan adalah seberapa
akurat kemampuan kita memprediksi harga? Nah itulah
yang memang harus terus menerus di asah tiap-tiap hari.
Tidak ada satu pun metode yang sempurna baik fundamental
maupun teknikal. Pengalaman dan diri sendiri memegang
peranan sentral disini.
Contoh chart dalam analisa teknikal

Semoga bermanfaat untuk kita semua..
Klik mendaftar
bila anda sudah siap! |